Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Perusahaan Ponsel Vivo | Milik Negara Mana?

Sejarah Perusahaan Ponsel Vivo

Nama lengkap perusahaan ponsel Vivo adalah Vivo Communication Technology Co. Ltd. yang merupakan perusahaan teknologi Sejarah Perusahaan Ponsel Vivo Cina. Jadi, perusahaan ponsel Vivo milik China. Seperti yang ditanyakan banyak pengguna, perusahaan Vivo milik negara mana? 

Perusahaan ini sebenarnya adalah anak perusahaan dari perusahaan China BBT Electronics. Perusahaan ini terkenal merancang dan mengembangkan smartphone dan aksesoris smartphone yang murah namun berkualitas. Perusahaan ini juga menyediakan software untuk smartphone dan layanan online lainnya. BBT Electronics juga memiliki perusahaan lain bersama dengan Vivo Mobile Company seperti Oppo, Realme, dan OnePlus.

Banyak pengguna yang bingung, Apakah Oppo dan Vivo adalah perusahaan yang sama? Seperti disebutkan di atas bahwa Oppo dan Vivo bukanlah perusahaan yang sama, akan tetapi dimiliki oleh perusahaan yang sama.

Vivo saat ini berperan di nyaris tiap sudut dunia ini. Bila kita berbicara tentang jumlah pengguna Vivo saat ini, hingga kini perusahaan vivo mempunyai lebih dari 200. 000. 000 pengguna di seluruh dunia. Terdapat pula banyak pengguna yang mengira Vivo buatan di India. Tetapi walaupun cukup berperan di india, akan tetapi ponsel vivo bukanlah buatan india.

 Sejarah Perusahaan Ponsel Vivo

Sejarah perusahaan ponsel Vivo dimulai pada tahun 2009, yaitu ketika Shen Wei mendirikan perusahaan ponsel ini dengan berkantor pusat di Dongguan dan Guangdong di Cina. Seperti yang ditanyakan banyak pengguna, Siapa yang menemukan perusahaan Vivo? atau Siapa pemilik ponsel Vivo?

Hanya setelah enam setengah tahun di tahun 2015, Vivo masuk dalam 10 besar pembuat dan penyedia smartphone di dunia dengan pangsa pasar hingga 2,7% di seluruh dunia. Ini mungkin terjadi setelah perusahaan ponsel Vivo di India, Thailand, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Filipina diperkenalkan. Vivo juga memiliki pusat R&D di Shenzhen dan Nanjing. Di Tahun 2016, Vivo memiliki lebih dari 1.600 sumber daya manusia yang dialokasikan di pusat-pusat Litbang.

Vivo juga memulai operasinya di Eropa  pada tahun 2020. Vivo memulai hubungan jangka panjang dengan Zeiss untuk mengembangkan sistem pencitraan seluler yang lebih baik. Kedua perusahaan akan mengembangkan laboratorium bersama untuk R&D pada sistem pencitraan seluler.

Apalagi, pada tahun 2021 tiga balet smartphone Vivo terbakar di bandara internasional Hong Kong. Setelah itu pengiriman smartphone perusahaan ini dilarang melalui Hong Kong.

Tambahan: Sangat sedikit orang yang tahu bahwa perusahaan ponsel Vivo juga menjual smartphone-nya di AS dengan merek BLU.

Sejarah Vivo juga menyebutkan bahwa mempunyai  motto dalam pelayanannya.Yang menjadi suatu budaya dari perusahaan tersebut.Budaya yang pertama adalah kualitas, Sehingga dalam hal tersebut yang paling diutamakan adalah kualitas dari produk Vivo, hingga sekarang ini,Keberadaan Ponsel Vivo sudah banyak diterima oleh masyarakat termasuk di Indonesia

Memang, dari segi kualitas produk Vivo sudah mampu bersaing dengan produk ponsel lainnya,sehingga tidak heran bila produk dari perusahaan  Vivo banyak diminati oleh masyarakat,salah satunya termasuk di Indonesia.


Apakah Anda Juga merupakan Pengguna Ponsel Vivo?
Yuk Tulis Komentar dibawah

M.Nurkholis
M.Nurkholis Selalu Berusaha untuk berbuat Baik Kepada siapapun, Meskipun kamu tahu orang itu tidak akan dapat membalas kebaikanmu"

Posting Komentar untuk "Sejarah Perusahaan Ponsel Vivo | Milik Negara Mana?"